Polisi Tuban Bersama Tim SAR Terus Melakukan Pencarian Korban Tenggelam di Bengawan Solo

Polri16 views

Tuban,atasangin.net – Hingga menjelang malam hari, Selasa ( 8/11/2022 ), korban masih belum di ketemukan oleh tim SAR gabungan dari BPBD Kabupaten Tuban bersama TNI dan Polri serta relawan dan warga masyarakat setempat.

” Hingga saat ini tim terus melakukan pencarian terhadap korban,” jlentreh Kapolsek Widang AKP Rukimin, S.H. M.H. yang turut serta dalam pencarian korban tenggelam di Sungai Bengawan Solo turut Desa Simorejo, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Sebagai mana dinyatakan oleh Kapolsek Widang, korban mandi di sungai Bengawan Solo yang di ketahui oleh saksi Susanto dan Edi Sasmito yang saat itu saksi sedang memperbaiki alat budidaya ikan yang berjarak kurang lebih 10 meter dari posisi korban.

” Namun sekira pukul 11.45 WIB, saksi yang sebelumnya mendengar suara korban mandi tidak lagi mendengar suara yang bersangkutan, lalu saksi melihat ke arah korban dan saksi mengetahui korban tidak ada dan hanya ada sandal serta pakaian korban di tepi tanggul,” beber Kapolsek.

Memastikan apa yang terjadi, saksi mendatangi rumah korban mencari korban namun di rumah korban tidak ada, lalu saksi meminta tolong kepada warga sekitar untuk mencari korban dengan menyisir Bengawan Solo ke arah timur dan belum di temukan.

” Setelah mendapat informasi tersebut, Kami dan petugas gabungan Polri ,TNI dan SAR dari BPBD Kabupaten Tuban melakukan upaya pencarian terhadap korban dengan menyisir menggunakan perahu karet ke arah timur,” jelas Kapolsek.

Bahwa menurut keterangan keluarga korban dan tetangga, korban Karnoto 65 tahun warga Dusun Simo RT 01 RW 05 Desa Simorejo tersebut sering mengalami sakit kepala mendadak.

” Agar kejadian serupa tidak terulang lagi, kita imbau dan ingatkan semua harus hati – hati saat debit air sungai Bengawan Solo mengalami trend naik. Sedapat mungkin menghindari kegiatan atau aktivitas di sungai,” pinta Kapolsek.

Upaya pencarian berhenti karena malam hari, team bermalam di sini besuk pagi 06 00 WIB di mulai pencarian korban karena situasi debit air tinggi dan arus sangat deras,” tutup Kapolsek. ( Jok ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *