Apel Siaga Jelang Pemungutan Suara Pemilu 2024 Digelar, Wujudkan Bojonegoro Tetap Aman dan Damai

Pemerintahan13 views

Bojonegoro,atasangin.net – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bersama Forkopimda, Bawaslu dan KPU mengikuti Apel Siaga Persiapan Pengawasan Masa Tenang dan Pemungutan serta Perhitungan Suara Pemilu 2024 di GOR Utama Bojonegoro Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Sabtu ( 10/2/2024 ). Apel ini sekaligus menandatangani deklarasi Pemilu yang damai dan berintegritas.

Ketua Bawaslu Handoko dalam Berbagainya menjelaskan apel ini diikuti oleh 84 panitia pengawas Pemilu Kecamatan serta 430 pengawas kelurahan atau desa Se-Kabupaten Bojonegoro. Dalam kesempatan tersebut, Bawaslu kembali ingat berkomitmen melakukan pengawasan penyelenggaraan Pemilu 2024.

“ Bawaslu sampai tingkat TPS benar-benar berupaya mengimplementasikan amanat UU. Maka panitia pengawas agar selalu melakukan pengawasan dan mencatat apapun hasil pantauan dari masa tenang, pengumpulan hingga perhitungan suara,” tandasnya.

Semua pihak memiliki kepentingan sama agar Bojonegoro aman dan damai. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada rekan media atas kerjasamanya. Serta mengajak menarasikan Pemilu Bojonegoro sebagai bagian untuk mengedukasi masyarakat.

“ Sebab dalam pemilu ada berbagai kepentingan, maka rakyat perlu diedukasi agar tidak menjadi korban kepentingan di negara demokrasi ini,” bebernya.

Sementara itu, Kasatreskim Polres Bojonegoro, AKP Fahmi Amarullah mengajak untuk mewujudkan empat hari ini agar berjalan lancar. Yakni bersatu padu mengawali pemilu agar tidak terjadi kondisi. Pihaknya akan melakukan dan meningkatkan intensitas patroli pada 11, 12, 13 Februari di masa tenang.

“ Kami akan melakukan patroli pada 11, 12, dan 13 Februari karena akan ada banyak potensi money politic,” terangnya.

Dalam kesempatan yang sama, Jaksa Fungsional Kejari Bojonegoro Muhammad Arifin menyampaikan kesiapan dan kesigapan menyediakan dalam hal pengawasan agar tetap berjalan dengan baik sesuai ketentuan yang ada. Sehingga demokrasi tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

” Kalau ada temuan pelanggaran segera dicatat, segera laporkan. Ini tujuannya agar demokrasi ini sesuai dengan Undang-Undang. Tetap semangat untuk para pengawas dan diberi kesehatan,” paparnya. ( gus ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *