Tuban Forest Adventure Ajang Edukasi Mitigasi Bencana Dan Wisata Hutan

Pemerintahan13 views

Tuban,atasangin.net – Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, SE., bersama Kapolres Tuban, AKBP Rahman Wijaya dan Dandim 0811/Tuban, Letkol Inf Suhada Erwin hadiri Tuban Forest Adventure di kawasan hutan Kerawak Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Tuban Sabtu ( 17/9/2022 ) malam. Kegiatan ini di inisiasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Kabupaten Tuban.

Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Tuban Forest Adventure yang baru pertama kali digelar. Harapannya, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dengan lokasi yang berbeda. ” Sehingga kesadaran masyarakat terutama generasi muda untuk menjaga hutan dapat di tingkatkan,” paparnya.

Mas Lindra menyatakan melalui Tuban Forest Adventure akan mampu menciptakan sinergitas dan kolaborasi lintas sektoral, termasuk kalangan muda, untuk bersama meningkatkan kesadaran dalam mitigasi bencana. Bencana alam yang dapat terjadi sewaktu – waktu perlu disikapi dengan pengetahuan tentang mitigasi bencana mulai dari pencegahan, tanggap darurat, hingga pasca bencana.” Ini menjadi tanggung jawab kita semua,” lanjutnya.

Mas Lindra menekankan menjaga kelestarian alam merupakan tanggung jawab semua orang. Salah satunya merawat ekosistem hutan akan bermanfaat guna menjaga ketersediaan air dan mencegah terjadinya longsor.” Dengan merawat alam, maka alam akan menjaga kita,” jlentrehnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Tuban, Sudarmaji menyebutkan Tuban Forest Adventure di rangkai dengan dua kegiatan yaitu Lomba Navigasi Darat dan Fun Off Road. Pada perlombaan Navigasi Darat diikuti 410 siswa SMA/SMK/MA dari Kabupaten Tuban, Lamongan dan Blora. Sedangkan, kegiatan Fun Off Road di ikuti 102 orang dengan 51 kendaraan.

Sudarmaji menambahkan kegiatan ini sebagai wahana memperkenalkan potensi hutan di Kabupaten Tuban untuk di jadikan wisata minat khusus. Sekaligus sebagai edukasi tentang arti penting menjaga dan merawat kelestarian hutan. Di samping itu, menjadi upaya penanggulan bencana secara pentahelik dengan melibatkan semua elemen. ( Jok ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *